Pendarahan ketika akan melahirkan membuat dokter mengambil tindakan melakukan operasi Caesar terhadap Evi. Selama masa kehamilan Evi tidak pernah melakukan pemeriksaan, hal ini berakibat tidak terdeteksinya masalah dan kondisi kandungan maupun bayinya.

Total tagihan yang harus dibayar mencapai belasan juta, karena kondisi yang harus segera dilunasi maka suami Evi terpaksa berhutang ke keluarga, kerabat dan teman dekat. Bahkan motor yang dimiliki terpaksa dijual untuk membayar tagihan.

Evi merupakan ibu rumah tangga, yang tinggal bersama suaminya disebuah kontrakan kecil di Jl Khatulistiwa. Suami Evi sendiri dulunya bekerja sebagai karyawan di pabrik gas elpiji, namun sudah di PHK dari pekerjaannya, hingga saat ini suaminya tidak lagi memiliki pekerjaan.

Kondisi ekonomi yang sulit karena suami sebagai sumber mata pencarian tidak lagi bekerja, membuat Evi dan suami kebingunan untuk melunasi tagihan rumah sakit. Kondisi diperparah karena Evi tidak memiliki BPJS sehingga keluarga ini harus memutar otak untuk membayar tagihan.

Mendengar kondisi Evi yang harus berhutang untuk melunasi tunggakan rumah sakit akhirnya Dompet Ummat memberikan bantuan berupa sejumlah uang tunai kepada Evi dan suaminya. Yang mana bantuan ini diharapkan dapat membantu untuk pembayaran biaya Rumah Sakit.

Masih banyak lagi saudara kita yang sangat memerlukan uluran tangan kita untuk membantu mereka. Mari bersama-sama kita mewujudkan kebaikan dengan berdonasi melalui Dompet Ummat.

Last modified: November 16, 2020