“anak saye ade 8 orang, meninggal 1 jadi sekarang yang masih ade tinggal 7 orang” ungkap Jalimah memulai ceritanya, “nda lama setelah anak saye meninggal, suami saye pun meninggal” lanjutnya menceritakan kisah hidup nya.

Setelah kematian suaminya, Jalimah akhirnya harus berjuang menghidupi ke tujuh anak nya. Menjadi tukang urut dan berjualan pentol kuah ia lakoni demi dapat menyambung hidup. Awal berjualan semua berjalan lancar walaupun penghasilan hanya pas untuk makan.

Setelah wabah corona melanda usaha pentol kuahnya mengalami kesulitan, pentol kuah jualannya mulai mengalami penurunan penjualan karena sepinya pembeli, seiring berjalannya waktu modal berjualan pentol kuahnya habis karena untuk menutupi kebutuhan sehari-hari sementara hasil penjualan juga tidak ada.

Demikian pula jasa tukang urutnya juga mulai sepi pelanggan karena masyarakat mulai was-was jika harus melakukan kontak dengan orang lain. Ditengah kebutuhan hidup yang tetap harus di penuhi Alhamdulillah masih ada tetangga yang berbaik hati untuk berbagi dengan keluarga Jalimah.

Dompet Ummat melalui program Aksi Peduli Dampak Corona “Ummah preneur” telah menyalurkan bantuan modal dengan harapan agar Jalimah kembali dapat berjualan dan memenuhi kebutuhan hidupnya dan ke 7 anak nya.

Bagi sahabat semua yang ingin berpatisipasi dalam aksi baik ini bisa berdonasi di rekening
BNI Syariah : 023.5359.406
Jangan lupa tambahkan kode unik 016 pada donasi sahabat (contoh : 50.016).
Konfirmasi donasi di nomor 0851009186

Last modified: October 26, 2020