Bencana pandemi Covid-19 yang terjadi menyebabkan banyaknya perubahan aktivitas masyarakat menjadi online. Perubahan ini dilakukan demi meminimalisir kontak fisik antar masyarakat demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Imbauan social distancing, di rumah aja, hingga PSBB menyebabkan banyak orang segera menyesuaikan diri dalam berbagai aspek.

Ibu Nunung yang berprofesi sebagai pekerja dengan penghasilan harian sebagai ojek offline turut merasakan dampak negatifnya yaitu pada sektor perekonomian keluarga yang tidak dapat mencukupi kebutuhan harian.

Sejak delapan tahun yang lalu hingga kini, suami ibu Nunung tak lagi bisa mencari nafkah akibat penyakit stroke yang dideritanya. Hal tersebut membuat ibu Nunung harus menggantikan posisi sang suami sebagai tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai ojek offline.

Penghasilan tak menentu jelas dirasakan ibu Nunung, apalagi ditengah kondisi pandemi saat ini. Dirinya biasa diberi upah Rp 10.000,- hingga Rp 50.000,- tiap kali mengantar penumpang yang sebelumnya sudah disepakati antara jarak dan biaya yang harus dibayar.

Selain untuk kebutuhan sehari-hari, uang hasil ‘ngojek’ ia gunakan untuk merawat suami dan membayar uang kontrakan sebesar Rp. 3.000.000,’ per tahun.

Karena penghasilan yang pas-pasan terkadang ibu Nunung kesulitan untuk membiayai pengobatan suaminya, Alhamdulillah sebelumnya Dompet Ummat telah memberikan bantuan kepada suami ibu Nunung untuk bisa menjalani terapi.

Kali ini bantuan yang diberikan berupa sembako untuk meringankan beban perjuangan ibu Nunung dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak positif bagi keluarga ibu Nunung, Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Sahabat Baik, banyak dari saudara kita yang bernasib seperti ibu Nunung, untuk itu mari kita satukan kebaikan dengan berdonasi melalui Dompet Ummat. 😊

Transfer Donasi
MANDIRI 146.000.496.614.4
BNI SYARIAH 023.5359.406
An. Dompet Ummat

Konfirmasi Transfer
0851 0091 8676

www.dompetummat.or.id

Last modified: October 8, 2020