“Ini sepedanya sudah lama rusak, jadi tiap hari Denis sama adiknya jalan kaki ke sekolah, saya kasihan kalo anak-anak pulang sekolah pada kecapean, mau service sepeda tapi tidak punya uang” Ungkap Jumiati (40 tahun), ibunda Denis sambil menunjuk sepeda yang telah rusak.

Sehari-hari Denis bersama Desta adik kembarnya harus mengayuh sepeda untuk bisa sampai ke sekolah guna menimba ilmu, namun sayang karena suatu hal membuat sepeda Denis rusak dan tak lagi dapat digunakan.

Denis yang memiliki semangat sekolah tinggi rela pergi dan pulang sekolah hanya dengan berjalan kaki, ia dan adiknya harus menempuh perjarak yang cukup jauh, jika ibunya memiliki uang lebih Denis beruntung bisa menaiki angkutan umum, namun itupun sangat jarang.

“Kalo saya punya uang, bisa ngasi Denis untuk naik oplet sama adiknya, tapi kalo tidak ada Denis sama adiknya jalan kaki.” Tutur ibu Jumiati.

“Sekolah Denis kan jauh, kadang kalo pulang sekolah itu langsung tidur, tidak sempat makan, dia kecapean jalan kaki.” Tambahnya.

Semenjak ayahnya meninggal, ibunya lah yang kini menggantikan peran sang ayah menjadi tulang punggung keluarga, bekerja sebagai buruh cuci rela dilakoni ibu Jumiati demi bertahan hidup bersama kedua anaknya.

Di rumah kontrakan yang sederhana tempat Denis tinggal bersama ibu dan adiknya, Tim Dompet Ummat memberikan kejutan berupa satu unik sepeda sekolah untuk Denis.

Denis yang merasa senang tak dapat berkata banyak, ia menahan haru. Denis mengucapkan terimakasih dan ia akan menggunakan sepeda yang telah diterimanya itu untuk pergi ke sekolah bersama adiknya.

Sahabat Baik, sepeda sekolah yang Denis terima merupakan wujud kebaikan dari kalian semua, masih banyak anak lainnya yang membutuhkan alat transportasi untuk berangkat sekolah. Hal kecil ini agar para siswa bisa bersekolah tanpa berjalan kaki dan kelelahan.

Transfer Rekening
MANDIRI 146.000.496.614.4
BNI SYARIAH 023.5359.406
An. Dompet Ummat

Konfirmasi Transfer
0851 0091 8676

www.dompetummat.or.id

Last modified: September 11, 2020