Sejak tanggal 21 dan 22 Juli 2020, Dompet Ummat kembali menelurkan program pemberdayaan baru untuk kalangan ibu-ibu dari keluarga pra sejahtera, yaitu program Pelatihan Pembuatan Kue. Ibu-ibu binaan Dompet Ummat ini telah diberikan bekal berupa skill pembuatan kue yang diajarkan langsung oleh chef berpengalaman.

Tak hanya itu saja, Dompet Ummat juga menghadirkan program Pelatihan BarberShop untuk kalangan pemuda yang belum memiliki pekerjaan namun memiliki kemauan untuk belajar.

Setiap bulannya Nurhayati selaku General manager Social Development and Empowering melakukan aktifitas Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada masing-masing program. Pada kesempatan kali ini beliau melakukan monev bersama Direktur Eksekutif Dompet Ummat, Muhammad Yusuf.

Beberapa peserta Pembuatan Kue menuturkan bahwa mereka sudah mulai memproduksi kue untuk kemudian dijual.

Atik salah satunya, selama kurang lebih dua minggu ia sudah menjual 11 box donat dengan harga jual Rp. 25.000,-/box.

“Saye buat donat dan titip ke warung, tapi yang laku sedikit. Sempat down rasenye, ada juga buat cake tapi bantat. Tapi sekarang sudah mulai semangat lagi.” Ungkap Nurlaila, peserta perdana yang membuat kue dan berjualan.

Peserta lain Emi Sarlita, menuturkan bahwa setelah dirinya mendapatkan bantuan bahan kue dari Dompet Ummat ia mencoba membuat berbagai varian kue seperti brownies panggang, cake tapai, cake karamel, bolen, dan juga bolu gulung.

Dompet Ummat telah menyalurkan bantuan berupa Oven dan bahan-bahan pembuatan kue kepada ibu-ibu binaan.

Dan untuk program Barbershop yang terus berjalan ini kedepannya akan menggelar aksi sosial yaitu potong rambut di pesantren atau panti yang rencananya akan dilakukan satu hingga dua kali setiap bulannya.

Pada evaluasi kali ini mereka diajarkan cara menghitung modal dan keuntungan. Setelah itu peserta harus membuat catatan keuangan sederhana agar bisa terpantau berapa modal yang dikeluarkan dan berapa keuntungan yang didapat.

www.dompetummat.or.id

Last modified: September 5, 2020