DONASI PEMBACA PONTIANAK POST UNTUK KORBAN GEMPA SULTENG

TETAP SEMANGAT BERAKTIVITAS SAAT BERPUASA
Mei 7, 2019
BAHAGIAKAN ANAK YATIM DENGAN MAKAN BERSAMA
Mei 20, 2019

Para penyintas (survivor) musibah gempa di Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang berprofesi sebagai petani mulai menikmati hasil panen. Sayur-mayur yang mereka tanam dapat tumbuh dengan baik berkat uluran tangan pembaca Pontianak Post, Yayasan Bakti Suci dan Dompet Ummat pada Februari 2019 lalu. Bantuan berupa sumur pertanian menggunakan (mesin Alkon) itu sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani.

DI antara sejumlah penerima bantuan, Pak Yono adalah salah satunya. Petani Dusun 2 Desa Sidera, Kabupaten Sigi itu belum lama ini bisa panen bunga kol yang ditanamnya beberapa bulan lalu. Total hasil panennya mencapai Rp15 juta.
.
”Kuncinya bisa tanam sayur-mayur itu harus ada air. Alhamdulilah berkat bantuan sumur pembaca Pontianak Post, saya mulai bangkit dan mengawalinya dengan menanam sayuran bunga kol,” kata Yono ketika ditemui Minggu (28/4) lalu.

Sebagaimana diketahui, setelah gempa dahsyat pada 28 September 2018 yang memporak-porandakan wilayah Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), banyak petani yang tidak bisa bercocok tanam. Pasalnya, satu-satunya sumber air dari sistem irigasi Bendungan Gumbasa mengalami kerusakan berat. Bahkan sampai saat ini bendungan tersebut belum diperbaiki. Karena itulah, bantuan sumur untuk irigasi pertanian yang diberikan pembaca Pontianak Post dinilai sangat bermanfaat.
.
Menurut Yono, untuk bisa menanam bunga kol sekitar tiga ribuan batang dibutuhkan lahan sekitar seperempat hektare. Tanaman ini butuh perawatan dan juga pengairan secara rutin. Ia memperkirakan biaya perawatan termasuk obat-obatan hingga panen menghabiskan kira-kira Rp 3 juta.
.
”Meski membutuhkan pengairan secara rutin, tanaman bunga kol kalau sudah mulai berbunga itu rawan bila musim hujan. Alhamdulilah sebelum musim hujan sudah bisa dipanen,” kata Yono.
.
Untuk pemasaran sayuran bunga kol, para petani tidak kesulitan karena para pedagang antar pulau langsung mendatangi mereka di lokasi pertanian. Biasanya per karung yang berisi sekitar 50 batang dibeli dengan dengan harga Rp500 ribu.

https://www.pontianakpost.co.id/para-petani-nikmati-panen-bunga-kol-senilai-rp15-juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *