<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dompet Ummat</title>
	<atom:link href="http://dompetummat.or.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dompetummat.or.id</link>
	<description>Dompet Ummat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 08:07:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Alhamdulillah, Evilani bisa melanjutkan sekolah</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/alhamdulillah-evilani-bisa-melanjutkan-sekolah/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/alhamdulillah-evilani-bisa-melanjutkan-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 08:07:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Evilani (17 thn) alhamdulillah terselamatkan dari putus sekolah berkat bantuan pendidikan dari Dompet Ummat. Evilani salah satu warga Sungai selamat dalam (budi utomo) lahir di keluarga yang kurang mampu. Ayahnya bekerja sebagai petani sayur sedangkan ibunya sehari-hari membantu sang ayah dengan menjajakan sayur hasil panennya. Karena penghasilan yang miniim, sering tak menentu dan harus menghidupi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Evilani (17 thn) alhamdulillah terselamatkan dari putus sekolah berkat bantuan pendidikan dari Dompet Ummat. Evilani salah satu warga Sungai selamat dalam (budi utomo) lahir di keluarga yang kurang mampu. Ayahnya bekerja sebagai petani sayur sedangkan ibunya sehari-hari membantu sang ayah dengan menjajakan sayur hasil panennya.</p>
<p>Karena penghasilan yang miniim, sering tak menentu dan harus menghidupi lima orang anak, akhirnya biaya komite Evilani harus menunggak. Hingga sempat tidak masuk sekolah beberapa waktu karena berencana ingin berhenti sekolah. Namun hal tersebut tidak di indahkan oleh SMK N 8 ptk , sekolah tempat Evilani menimba ilmu. Guru dari sekolah tersebut membujuk orang tua dan Evilani agar mau sekolah lagi dengan tidak memikirkan biaya karena akan dicarikan biaya untuk sekolah Evilani.</p>
<p>Dan sampailah guru tersebut ke kantor kami Dompet Ummat dengan mengajukan permohonan bantuan pendidikan.</p>
<p>Evilani yang sehari-hari juga menjajakan sayur di sekolahnya ini merasa lega. Akhirnya ia bisa sekolah kembali.</p>
<p>Semoga sedikit kisah saudara kita diatas, dapat membuka mata hati kita untuk dapat saling berbagi&#8230;</p>
<p>Layanan jemput donasi 05617918676</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/alhamdulillah-evilani-bisa-melanjutkan-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>teruskan semangatmu Yuliani</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/teruskan-semangatmu-yuliani/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/teruskan-semangatmu-yuliani/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 08:04:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Seorang penjual es yang kini sedang menimba ilmu di SMK Koperasi Pontianak, terpaksa harus menunggak biaya SPP selama 8 bulan. Yuliani&#8230;begitu ia sering disapa. Sehari-hari sebelum pergi ke sekolah, Yuliani membantu ibunya berjualan es dan kue di tepi jalan TPI. Penghasilan ayahnya yang bekerja sebagai buruh bangunan tidak mampu mencukupi biaya hidup Yuliani dan tiga orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang penjual es yang kini sedang menimba ilmu di SMK Koperasi Pontianak, terpaksa harus menunggak biaya SPP selama 8 bulan. Yuliani&#8230;begitu ia sering disapa. Sehari-hari sebelum pergi ke sekolah, Yuliani membantu ibunya berjualan es dan kue di tepi jalan TPI. Penghasilan ayahnya yang bekerja sebagai buruh bangunan tidak mampu mencukupi biaya hidup Yuliani dan tiga orang adiknya. Hingga Yuliani pun juga ikut mencari penghasilan tambahan bersama ibunya.</p>
<p>Meskipun demikian, Yuliani tetap semangat mengayuh sepedanya agar tetap bersekolah, menimba ilmu dan meraih cita-cita yang diinginkannya.</p>
<p>Untuk mendukung semangat Yuliani agar tetap bersekolah, Alhamdulillah Dompet Ummat dpt menyalurkan bantuan pendidikan umum utk Yuliani.<br />
Semoga bantuan ini bermanfaat untuk pendidikan Yuliani</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/teruskan-semangatmu-yuliani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantuan dana untuk Renovasi Panti Asuhan</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/bantuan-dana-untuk-renovasi-panti-asuhan/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/bantuan-dana-untuk-renovasi-panti-asuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 07:24:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[Panti Asuhan Baitul Hikmah (Sui Rengas Pontianak), saat ini sedang dalam renovasi. Keadaan asrama putra yang hampir roboh akibat tiang-tiang yang sudah rapuh, membuat asrama putra di panti asuhan yang berjumlah 37 orang anak yatim piatu ini harus diperbaiki. Namun sampai saat ini, perbaikan blm selesai karena terbatasnya dana. maka dari itu, kami mengajak anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Panti Asuhan Baitul Hikmah (Sui Rengas Pontianak), saat ini sedang dalam renovasi. Keadaan asrama putra yang hampir roboh akibat tiang-tiang yang sudah rapuh, membuat asrama putra di panti asuhan yang berjumlah 37 orang anak yatim piatu ini harus diperbaiki.<br />
Namun sampai saat ini, perbaikan blm selesai karena terbatasnya dana. maka dari itu, kami mengajak anda untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan tempat tinggal anak yatim piatu ini.</p>
<p>Pembangunan masih kurang dalam bahan :<br />
semen = 50 sak<br />
seng = 100 keping<br />
pasir = 15 pick up atau 6 truk</p>
<p>Partisipasi anda dpt disalurkan langsung ke Panti Asuhan Baitul Hikmah dg CP Bpk Ramli ( 0813 4596 6174) atau melalui Dompet Ummat, layanan jemput donasi 0561 7918676</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/bantuan-dana-untuk-renovasi-panti-asuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Demi bisa terus sekolah</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/demi-bisa-terus-sekolah/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/demi-bisa-terus-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 05:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[Disaat kebanyakan anak remaja gengsi naik angkutan umum, Eka Febriyanti, seorang remaja putri kelahiran Pontianak, 13 Februari 1996 ini rela pergi ke sekolah dengan menggunakan angkutan oplet. Anak pertama dari pasangan Bapak Punawi (43 th) dan ibu Rohani (33 th) telah lama di tinggal pergi oleh sang ayah, sementara sang ibu bekerja sebagai buruh cuci [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disaat kebanyakan anak remaja gengsi naik angkutan umum, Eka Febriyanti, seorang remaja putri kelahiran Pontianak, 13 Februari 1996 ini rela pergi ke sekolah dengan menggunakan angkutan oplet. Anak pertama dari pasangan Bapak Punawi (43 th) dan ibu Rohani (33 th) telah lama di tinggal pergi oleh sang ayah, sementara sang ibu bekerja sebagai buruh cuci yang berpenghasilan sangat minim.</p>
<p>Penghasilan sang ibu tidak mencukupi biaya hidup Eka dan kedua adiknya yang masih kecil. Biaya komite sekolah pun dibiarkan menunggak dari tahun 2011. Akhirnya Eka juga turut mencari penghasilan dengan menjajakan kue buatan ibunya di sekolah dimana ia menimba ilmu. Dan alhamdulillah jajakan Eka selalu habis.</p>
<p>Berbekal pengalaman pahit keluarga dengan kemampuan ekonomi yang pas-pasan, Eka seakan tak malu menjajakan kue disekolahnya agar tetap bisa sekolah.</p>
<p>Untuk mendukung semangat Eka yang ingin tetap sekolah, Alhamdulillah Dompet Ummat dapat mewujudkan impian Eka lewat bantuan pendidikan umum. Semoga bermanfaat untuk Eka agar ia bisa meraih masa depan yang lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/demi-bisa-terus-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rizal, Siswa Berprestasi tapi Tidak Mampu</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/rizal-siswa-berprestasi-tapi-tidak-mampu/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/rizal-siswa-berprestasi-tapi-tidak-mampu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 06:01:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[Rizal ( 18 thn), salah satu warga Jl. Parit H.Husin (Jungkat, Kab. Kubu raya) ini, akhirnya bisa tersenyum bahagia karena biaya tunggakan komitenya kini telah terlunasi Anak ketiga dari sembilan bersaudara ini terbilang keluarga yang kurang mampu. Ayahnya (Bacok) hanya bekerja sebagai buruh bangunan, sementara ibunya (dahlia) bekerja sebagai petani untuk membantu sang ayah yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rizal ( 18 thn), salah satu warga Jl. Parit H.Husin (Jungkat, Kab. Kubu raya) ini, akhirnya bisa tersenyum bahagia karena biaya tunggakan komitenya kini telah terlunasi</p>
<p>Anak ketiga dari sembilan bersaudara ini terbilang keluarga yang kurang mampu. Ayahnya (Bacok) hanya bekerja sebagai buruh bangunan, sementara ibunya (dahlia) bekerja sebagai petani untuk membantu sang ayah yang berpenghasilan tidak tetap. Karena biaya hidup yang semakin meningkat, ditambah sembilan anak yang masih banyak kecil-kecil, membuat Pak Bacok dan Ibu Dahlia harus menitipkan dua orang anaknya kepada keluarganya di Pal IX dan Padang Tikar untuk disekolahkan. Sementara tujuh orang anaknya masih ada yang bersekolah jenjang SMP dan SD.</p>
<p>Untuk uang SPP,  orang tua Rizal hanya mampu membayar ala kadarnya. sehingga banyak uang SPP (komite) yang harus menunggak. Termasuk Rizal, dia menunggak uang SPP dari tahun 2011 hingga 2012.</p>
<p>Namun masalah ekonomi yang menghimpit keluarga Rizal tidak menyurutkan langkahnya untuk tetap berprestasi di sekolah tercinta SMK N 8 Ptk. Menurut guru Rizal, Rizal selalu mendapat ranking 3 dan ranking 4 di kelasnya. Atas prestasinya itulah guru dan teman temannya mendukung Rizal untuk tetap terus bersekolah meneruskan prestasinya.</p>
<p>Semoga bantuan pendidikan dari kami ini dapat membuat Rizal lebih semangat lagi mengukir prestasinya. Aamiin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/rizal-siswa-berprestasi-tapi-tidak-mampu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terselamatkan dari putus sekolah</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/terselamatkan-dari-putus-sekolah/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/terselamatkan-dari-putus-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 08:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Ariansyah (20 thn) dan Zainudin (17 thn), kakak beradik yang berhasil dibantu Dompet Ummat agar tidak putus sekolah. dua dari enam bersaudara ini berhasil kami selamatkan dari putus sekolah. Diketahui sebelum mereka, empat saudaranya putus sekolah dan sekarang rata-rata sudah menikah. Kakak beradik pasangan Bpk Abdurahman (60 thn) dan Ibu Masuriati (56 thn) ini merasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ariansyah (20 thn) dan Zainudin (17 thn), kakak beradik yang berhasil dibantu Dompet Ummat agar tidak putus sekolah. dua dari enam bersaudara ini berhasil kami selamatkan dari putus sekolah. Diketahui sebelum mereka, empat saudaranya putus sekolah dan sekarang rata-rata sudah menikah. Kakak beradik pasangan Bpk Abdurahman (60 thn) dan Ibu Masuriati (56 thn) ini merasa lega karena tunggakan komite sudah terlunasi.</p>
<p>Ariansyah yang duduk di bangku sekolah SMKN 2 Pontianak kelas 2, jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik ini menunggak uang komite selama 6 bulan. Sementara adiknya, Zainudin yang bersekolah di SMA Haruniyah telah menunggak uang komite selama 5 bulan.</p>
<p>Bapak Abdurahman yang sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh lepas tidak mampu menanggung biaya hidup dan pendidikan yang semakin meningkat.</p>
<p>Maka dari itu kami mengajak anda untuk bersama-sama membantu meringankan beban ekonomi mereka.</p>
<p>Layanan jemput donasi : 0561 7918676</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/terselamatkan-dari-putus-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Kami untuk Tinah</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/dari-kami-untuk-tinah/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/dari-kami-untuk-tinah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 04:46:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Tinah (31 thn) salah satu warga Pontianak harus pasrah disaat penyakit paru-paru menggerogoti tubuhnya selama 4 tahun. Tinah yang dulunya memiliki tubuh yang ideal layaknya ibu-ibu seperti umumnya, kini bagaikan tubuh anak-anak yang hanya berbalut tulang dan kulit. Suami tercinta telah pergi meninggalkan Tinah selama kurang lebih 4 thn, sementara Tinah masih harus menanggung biaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tinah (31 thn) salah satu warga Pontianak harus pasrah disaat penyakit paru-paru menggerogoti tubuhnya selama 4 tahun. Tinah yang dulunya memiliki tubuh yang ideal layaknya ibu-ibu seperti umumnya, kini bagaikan tubuh anak-anak yang hanya berbalut tulang dan kulit. Suami tercinta telah pergi meninggalkan Tinah selama kurang lebih 4 thn, sementara Tinah masih harus menanggung biaya hidup 3 orang anaknya yang masih kecil-kecil. Anak sulungnya kelas 2 SMP, anak keduanya kelas 4 SD, sementara si bungsu masih berusia 5 tahun. Tinah tidak mampu menopang biaya hidup yang semakin meningkat ditambah penyakit yang dideritanya.</p>
<p>&#8220;Tinah udah 7 kali keluar masuk rumah sakit, perhiasan Tinah pun sudah ludes dijual untuk membiayai pengobatan Tinah&#8221;, ujar abang Tinah.<br />
Sehari-hari Tinah dirawat oleh kakak iparnya. Saudara Tinah terbilang kurang mampu, kakak iparnya sendiri hanya jualan kecil-kecilan. Sementara abangnya hanya berjualan bensin.</p>
<p>Nasib Tinah bertambah miris. Alergi pada obat-obat berjenis tablet dan kapsul membuatnya tidak dapat mengkonsumsi obat-obatan dari pemerintah. Hingga akhirnya , Tinah hanya bisa mengkonsumsi obat lewat cairan infus.<br />
Kini Tinah di rawat di RSU Sudarso. Dan Alhamdulillah Dompet Ummat dapat menyalurkan bantuan kesehatan untuknya. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini dapat membantu biaya pengobatan Tinah di RSU Sudarso.</p>
<p>*) Tinah masih membutuhkan uluran tangan kita, anda dapat berdonasi lewat kami.</p>
<p>Layanan jemput (untuk Pontianak) : 0561 7918676 (pit)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/dari-kami-untuk-tinah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantuan Pendidikan untuk Baban</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/bantuan-pendidikan-untuk-baban/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/bantuan-pendidikan-untuk-baban/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 05:28:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[Baban Alyudi (15 thn) siswa SMKN 4 Pontianak jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara. Baban Alyudi yang dikenal dengan Baban adalah putra dari pasangan bapak M. Ali Saad dan Ibu Yunita Sarfi&#8217;i. Sehari-hari bpk M. Ali Saad bekerja sebagai buruh lepas sedangkan Ibu Yunita sebagai buruh cuci dengan penghasilan yang sangat minim. Penghasilan orang tuanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baban Alyudi (15 thn) siswa SMKN 4 Pontianak jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara. Baban Alyudi yang dikenal dengan Baban adalah putra dari pasangan bapak M. Ali Saad dan Ibu Yunita Sarfi&#8217;i. Sehari-hari bpk M. Ali Saad bekerja sebagai buruh lepas sedangkan Ibu Yunita sebagai buruh cuci dengan penghasilan yang sangat minim.</p>
<p>Penghasilan orang tuanya ini tidak cukup untuk membiayai kebutuhan 4 orang anaknya termasuk Baban, sehingga Baban harus menunggak biaya komite sekolah selama 11 bulan. Hal itu membuat orang tua Baban resah dan khawatir akan kelanjutan sekolah Baban.</p>
<p>Tapi sekarang Alhamdulillah, orang tua Baban tak perlu khawatir lagi, atas izin Allah Dompet Ummat dapat membantu Baban melunasi tunggakan komitenya. (dok: ruang kesiswaan SMKN 4 Ptk &#8211; LPU)</p>
<p>Semoga sedikit kisah Baban ini, membuka hati kita untuk membantu saudara-saudara kita yang mungkin senasib dengan Baban.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/bantuan-pendidikan-untuk-baban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ingin Terus Sekolah</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/ingin-terus-sekolah/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/ingin-terus-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 04:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Hikmah Lestari (12 thn) warga TPI, Kuburaya merupakan siswi kelas 4 di salah satu sekolah dasar di kota Pontianak yang tetap bersemangat ingin terus sekolah, walaupun seluruh perlengkapan dan peralatan sekolahnya telah rusak di terkena air sungai. Rabu, 21 Maret 2012 sekitar pukul 06.00 kediaman Hikmah Lestari terpaksa dirobohkan oleh warga, karena kondisinya sudah miring [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hikmah Lestari (12 thn) warga TPI, Kuburaya merupakan siswi kelas 4 di salah satu sekolah dasar di kota Pontianak yang tetap bersemangat ingin terus sekolah, walaupun seluruh perlengkapan dan peralatan sekolahnya telah rusak di terkena air sungai.</p>
<p>Rabu, 21 Maret 2012 sekitar pukul 06.00 kediaman Hikmah Lestari terpaksa dirobohkan oleh warga, karena kondisinya sudah miring dan mengarah ke air. Hikmah Lestari tinggal bersama kedua orang tuanya dan satu orang adik. Dia anak sulung dari Bpk Uti Indah (58 thn) dan Ibu Suhartini ( 33 thn). Ibu Hikmah sehari-hari berjualan menjajakan pakaian bekas milik orang lain, sedangkan ayahnya hanya bisa duduk karena penyakit strokenya sejak 3 tahun yang lalu.</p>
<p>Penghasilan Ibunya tentu tidak menentu tiap harinya sedangkan beliau harus mengeluarkan biaya untuk makan sehari-hari, untuk ayah yang sedang sakit, dan untuk biaya pendidikan Hikmah dan adik kecilnya. Apalagi untuk membangun sebuah rumah, tentu membutuhkan biaya yang tidak kecil.</p>
<p>Hingga terpaksa Hikmah beserta keluarga menempati bekas warung yang dimiliki tetangganya untuk sementara.</p>
<p>Keterbatasan ekonomi yang dimiliki keluarganya, membuat Hikmah sedikit khawatir tapi hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bersekolah.</p>
<p>Dan Alhamdulillah bersama Dompet Ummat, Hikmah dan adiknya dapat terus melanjutkan sekolahnya. Dengan bantuan perlengkapan dan peralatan sekolah yang baru Hikmah dan adiknya merasa memiliki semangat yang lebih besar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/ingin-terus-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantuan untuk TPA Miftahussolihin</title>
		<link>http://dompetummat.or.id/bantuan-untuk-tpa-miftahussolihin/</link>
		<comments>http://dompetummat.or.id/bantuan-untuk-tpa-miftahussolihin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2012 07:16:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dompetummat.or.id/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Bantuan buku Iqro&#8217; dan Al-Qur&#8217;an besar untuk TPA Miftahussolihin siantan dekat TPS&#8230;..semoga bermanfaat&#8230;.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bantuan buku Iqro&#8217; dan Al-Qur&#8217;an besar untuk TPA Miftahussolihin siantan dekat TPS&#8230;..semoga bermanfaat&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dompetummat.or.id/bantuan-untuk-tpa-miftahussolihin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

