|
DU-Kalbar memulai program BEST (Bengkel Entrepreneur Sinergi Terpadu) yang dilaksanakan selama satu bulan penuh mulai tanggal 05 April 2010. Untuk program BEST pertama ini dalam bentuk mahir menjahit ibu-ibu dhuafa. Pilihan tingkat mahir dimaksudnya sebagai bentuk pengembangan keterampilan yang tengah dijalani oleh para Ibu dhuafa agar dapat lebih memiliki kemampuan sekaligus mengembangkan jiwa entrepreneur. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan Institut Kemandirian, Sanggar Menjahit Kenari. Sumber dana kegiatan dari dana zakat pegawai Bank Kalbar KCU Pontianak. Bentuk program BEST adalah perpaduan antara pelatihan entrepreneur dan peningkatan ketrampilan menjahit. Dengan perpaduan ini serta proses perkembangan peserta yang dipantau, diharapkan secara paralel dapat meningkatkan kapasitas terampil dan usaha peserta. Jumlah peserta yang mengikuti program ini 15 orang Ibu dari 17 yang dinyatakan lolos seleksi.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Jamal Attamimi (Direktur Umum Bank Kalbar) serta dihadiri oleh Perwakilan pimpinan BI Cab. Pontianak, pimpinan Bank Kalbar KCU Pontianak, Rektor Institut Kemandirian, Ketua Umum HIPMI Kalbar, Pimpinan ESIA Pontianak serta sejumlah donatur serta undangan yang lebih dari 100 orang. Bedah Buku Entrepreneur Setelah acara pembukaan, dilakukan kegiatan bedah buku entrepreneur karya Zainal Abidin, "Monyet Aja Bisa Cari Duit" yang langsung dipaparkan oleh penulis buku tersebut dan dibedah oleh Iwan Gunawan (Ketua Umum HIPMI Kalbar). Kegiatan berlangsung dinamis dan penuh dengan keaktifan peserta. Sejumlah peserta yang mengikuti bedah buku menyatakan rasa manfaatnya dari kegiatan. Seperti Adi, "Saya semakin tercerahkan dengan paparan Kang Zai dan ingin memulai usaha". Pada sesi dialog beberapa peserta menanyakan berbagai hal yang terkait dengan dunia entrepreneur, antara lain Cak Gus yang tengah membuka usaha nasi rawon Cak Gus di dekat SMA 1 Pontianak. Ditengah acara tersebut, dilakukan jual beli buku serta pembagian buku gratis. Penjualan buku dilakukan sebagai bentuk unjuk trik dari Kang Zai. Hasil penjualan buku tersebut disedekahkan ke Dompet Ummat. |