|
Seminar dan Pelatihan Social Entrepreneur Leader |
|
Minggu, 25 April 2010 |
|
SEL (Social Entrepreneur Leader) Indonesia akan melaksanakan seminar dan pelatihan Social Entrepreneurship Leader pada tanggal 11-15 Mei 2010 di Hotel Dangau, Kubu Raya. Kegiatan ini diperuntukkan bagi para pemimpin dan calon pemimpin, pemuda, praktisi pemberdayaan, praktisi CSR, praktisi zakat dan wakaf, praktisi bisnis, dan praktisi HRD guna mengenal, mengasah hingga memiliki jiwa social entrepreneurship. Social entrepreneurship menekankan kemampuan mengatasi persoalan masyarakat melalui prinsip-prinsip entrepreneurship yang tepat dan bermanfaat guna mengatasi persoalan ketidakberdayaan masyarakat dan kemiskinan di Indonesia. Secara bersamaan, social entrepreneurship mengembangkan diri melakukan kerja-kerja entrepreneurship dalam bentuk social enterprise atau perusahaan sosial. |
|
Selengkapnya...
|
|
SMART Ekselensia: Psikotes dan Home Visit |
|
Sabtu, 24 April 2010 |
|
Seleksi calon penerima manfaat program SMART-Ekselensia memasuki tahapan psikotes dan home-visit. Kegiatan ini dilaksanakan hari sabtu, 24 April 2010 di Kampus STAIN Pontianak. Seleksi dilakukan oleh Nurmala, S.Psi dari Jakarta. Ada enam calon peserta program SMART-Ekselensia yang mengikuti seleksi tahap ketiga ini.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ayo Bantu KARTINI-KITA Pulang Ke Rumahnya |
|
Rabu, 21 April 2010 |
|
Siti, terbaring sakit di penampungan korban perdagangan perempuan di Entikong, perbatasan Indonesia-Malaysia. Dirinya telah mengikhlaskan tidak dibayarkan gajinya selama bekerja oleh majikannya di Malaysia. Dia hanya ingin pulang. Mawar, 30 tahun adalah kisah lain. Perempuan asal Singkawang ini, dibuatkan pasport dan KTP daerah lain oleh agen untuk bekerja di Malaysia. Teryakini akan janji pekerjaan dengan gaji tinggi justru bermuara pada penjara di Malaysia. Didalam penjara ia diperdaya oleh aparat keamanan akan diberi ribuan ringgit, namun seringgit pun tiada. Kini Mawar pun merasa tak berarti. Kata pulang tak ada lagi dihatinya.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Tantangan Menjadi Relawan Cahaya |
|
Selasa, 20 April 2010 |
Berbagi tidak hanya dengan berdonasi...
Semakin hari semakin mudah kita menemui beragam berita yang mengundang empati dan ingin berbagi. Jiwa sosial masyarakat Indonesia terbukti tinggi. DU-Kalbar sebagai lembaga nirlaba milik masyarakat di Kalimantan Barat yang terus melakukan ikhtiar kebaikan melayani sesama mengajak masyarakat baik yang berada di Kalimantan Barat maupun di masyarakat Kalbar di Jakarta untuk sinergi kebaikan.
Relawan Cahaya adalah forum kepedulian bagi masyarakat yang ingin menyisihkan tenaga, keahlian hingga jaringan serta potensi lain yang dimilikinya guna mendukung kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh DU-Kalbar. Untuk informasi dan pendaftaran dapat menghubungi SMS Center : 081345653653 dan bagian Kemitraan kami akan melayani Anda. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Seleksi BeaStudi Etos di Kalbar |
|
Senin, 19 April 2010 |
|
BeaStudi Etos adalah beasiswa SDM yang mengelola biaya untuk pendidikan, pembinaan dan pelatihan serta pendampingan mahasiswa. beastudi yang diperuntukkan bagi mahasiswa berpotensi namun memiliki keterbatasan ekonomi di sebelas perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. Beastudi Etos memiliki visi utama program yaitu memutus rantai kemiskinan dan menyiapkan generasi mandiri. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
BEST Mahir Menjahit Untuk Ibu Dhuafa |
|
Senin, 19 April 2010 |
|
DU-Kalbar memulai program BEST (Bengkel Entrepreneur Sinergi Terpadu) yang dilaksanakan selama satu bulan penuh mulai tanggal 05 April 2010. Untuk program BEST pertama ini dalam bentuk mahir menjahit ibu-ibu dhuafa. Pilihan tingkat mahir dimaksudnya sebagai bentuk pengembangan keterampilan yang tengah dijalani oleh para Ibu dhuafa agar dapat lebih memiliki kemampuan sekaligus mengembangkan jiwa entrepreneur. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan Institut Kemandirian, Sanggar Menjahit Kenari. Sumber dana kegiatan dari dana zakat pegawai Bank Kalbar KCU Pontianak. Bentuk program BEST adalah perpaduan antara pelatihan entrepreneur dan peningkatan ketrampilan menjahit. Dengan perpaduan ini serta proses perkembangan peserta yang dipantau, diharapkan secara paralel dapat meningkatkan kapasitas terampil dan usaha peserta. Jumlah peserta yang mengikuti program ini 15 orang Ibu dari 17 yang dinyatakan lolos seleksi. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 11 dari 21 |